Kamis, 15 November 2012

Nasrullah: Kemampuan Militer Tanpa Informasi Akurat Tidak akan Efektif





Sekretaris Jenderal Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) Sayid Hasan Nasrullah dalam pidatonya menyinggung kesuksesan Hizbullah dalam mengoperasikan pesawat tanpa awak, Ayub, ke Palestina pendudukan (Israel) dan kegagalan rezim Zionis dalam melacak pengoperasian drone tersebut.


"Strategi baru dalam persamaan baru adalah Muqawama mampu membuat sebuah persamaan keseimbangan kekuatan baru di mana persamaan ini kuat dengan dukungan militer, rakyat dan Muqawama. Dalam hal ini, pesawat tanpa awak Ayub adalah langkah maju dan tekad baru," kata Nasrullah dalam pidatonya di Hari Syahid yang digelar di Dahieh, selatan kota Beirut, pada Senin (12/11) seperti dilansir Fars News.


Ia menambahkan, semua pihak memahami tentang pentingnya data dan informasi dalam setiap perang militer, dan mengetahui bahwa hal yang paling sederhana dalam setiap perang adalah memiliki informasi yang benar dan tepat.

"Kemampuan militer tanpa informasi akurat maka tidak akan efektif," tandasnya.
Hari ini, masih kata Nasrullah, Muqawama telah melangkah maju dengan kuat dan Israel memahaminya serta mengetahui apa makna jika Muqawama telah mengantongi informasi dan datanya.

Lebih lanjut Sekjen Hizbullah menandaskan, pengoperasian Ayub dilakukan ketika kami mempunyai kemampuan di bidang rudal dan dapat kami katakan bahwa kami sebagai Muqawama dapat menarget seluruh sasaran.


Di bagian lain pidatonya, Sayid Nasrullah mengatakan, Israel menganggap operasi Ayub sebagai tindakan yang sangat membahayakan. Kemudian mereka mengatakan akan menindak pengirim pesawat tanpa awak itu. Mereka menunggu untuk mendapat informasi dari mana pesawat tersebut datang. Awalnya mereka mengira pesawat tersebut datang dari Jalur Gaza atau Sinai, kemudian Perdana Menteri Rezim Zionis Benyamin Netanyahu mengatakan bahwa pesawat tersebut datang dari Hizbullah. Namun sebenarnya mereka tidak mempunyai informasi yang jelas sampai akhirnya kami menyatakan bahwa kami yang mengirim pesawat tanpa awak itu ke Israel dan mereka juga tidak dapat berbuat apa-apa.


"Fakta berbeda telah terjadi di Lebanon dan bukan hal yang sederhana bagi Israel untuk menyerang negara ini, bahkan para pengamat Israel dalam analisanya terkait fakta ini berbicara tentang kegagalan Israel…," ujarnya.


IRIB/TheTruthSeekerMedia

Artikel Terkait:

The Truth Seeker Media Copyright © 2012 | Template created by O Pregador and Modified by Langit Nilai | Powered by Blogger and Herbal Kanker