Minggu, 28 Juli 2013

“Bahtera Gaza”; Upaya Patahkan Blokade Israel dari Dalam Gaza




DALAM upaya terbaru untuk mematahkan blokade Israel terhadap jalur pantai Gaza, buruh Palestina dan aktivis asing telah bekerja tanpa lelah untuk mengubah perahu nelayan besar menjadi “Bahtera Gaza” dengan tujuan mengekspor produk lokal ke dunia luar.

Kapal, yang dilengkapi untuk membawa barang dan lebih dari 100 penumpang ini, diperkirakan akan berlayar ke Eropa ketika selesai pada akhir Juli mendatang sebagai bagian dari menantang blokade laut Israel terhadap wilayah yang diperintah oleh Hamas.
Jika mereka berhasil, maka akan menjadi yang pertama kalinya barang dari Gaza diekspor melalui laut sejak penandatanganan Perjanjian Perdamaian Oslo 1994.

Secara signifikan upaya ini untuk mengurangi efek dari tujuh tahun blokade yang berasal dari dalam Gaza, di mana penduduk setempat berinisiatif menyelesaikan masalah mereka sendiri daripada harus menunggu bantuan dari dunia luar.

“Ini akan membantu nelayan, petani dan pekerja pabrik di Gaza untuk memasarkan produk mereka,” kata Abu Bakr Ammar, seorang nelayan selama 40 tahun sebelum beralih menjadi pembuat kapal.
Muhammad Abu Salmi, yang memiliki toko furniture, juga mendukung prospek pengiriman produk mereka ke luar negeri.
“Ekspor melalui laut berupa hasil pertanian dan industri ringan di Gaza akan memudahkan pengangguran dan membantu mengangkat blokade yang menindas ini,” katanya kepada AFP.

Di antara barang-barang yang bisa dibawa di atas kapal termasuk buah-buahan, produk pertanian, furniture, bordir dan kerajinan tangan lainnya, penyelenggara “Bahtera Gaza” mengatakan.

“Tujuannya bukan untuk membantu atau upaya kemanusiaan seperti kapal yang datang ke Gaza, namun lebih ke usaha komersial untuk mendukung ekonomi Palestina dan membuka jalan mengekspor produk Palestina,” kata manajer proyek Mahfouz Kabariti.

IslamPos/TheTruthSeekerMedia

Gilad Atzmon Dan 'Teroris' Hizbollah


Setelah berkali-kali mengalami kegagalan, termasuk akibat penentangan militer Perancis yang khawatir dengan keamanan kepentingan Perancis di Lebanon, akhirnya Amerika berhasil menekan Uni Eropa untuk memasukkan Hizbollah sebagai organisasi "teroris". Mengabaikan fakta bahwa Hizbollah adalah organisasi politik yang tergabung dalam pemerintahan resmi Lebanon serta fakta bahwa dasar tuduhan yang digunakan, yaitu serangan bom di Bulgaria beberapa waktu lalu oleh pemerintah Bulgaria dianggap tidak ada kaitannya dengan Hizbollah.
Hal ini kontan membuat Gilad Atzmon, seorang pejuang anti-zionisme dan pembela hak-hak Palestina, geram. Kegeramannya tersebut dituangkannya dalam tulisan di blognya, gilad.co.uk dengan judul "Tzipi and the Guardian"

"Tukang intervensi Eni Eropa, yang bersama Amerika telah melakukan tindakan-tindakan teror di seluruh bagian dunia yang kaya dengan minyak dan mineral, kemarin memutuskan bahwa gerakan "Perlawanan" Lebanon yang berjuang menentang pendudukan, sebagai gerakana teror dengan menetapkan gerakan Shiah (Hizbollah) sebagai organisasi teror. Betapa menyedihkan!"
demikian tulis Gilad Atzmon.

Tidak hanya itu, Gilad juga mengkritik The Guardian, salah satu media terkemuka Inggris, yang dianggap telah bertindak tidak fair dengan memberi kesempatan Tzipi Livni (mantan menlu Israel) mengkampanyekan program-program jahat Israel, khususnya terkait dengan keputusan Uni Eropa tersebut di atas:
"The Guardian, yang dahulu dianggap sebagai media yang terhormat, cukup berani untuk menangkap isu ini, namun alih-alih menampilkan sesuatu yang humanis dan intelek serta kritis, mereka berpura-pura menampilkan "impartial position". Kemarin mereka mempublikasikan debat antara penjahat perang Tzipi Livni dengan Sami Ramadani."

Gilad mengkritik pemberian tempat bagi Tzipi Livni (menlu Israel saat menyerang Gaza pada akhir tahun 2008 hingga awal 2009) dalam debat tersebut. Alasannya Israel bukan anggota Uni Eropa, selain pihak yang melakukan tekanan untuk memasukkan Hizbollah sebagai kelompok teroris. Gilad bahkan menuduh The Guardian sebagai "penjaga Israel".

Meski demikian Gilad juga "bersyukur" karena dalam acara debat yang digelar "The Guardian" tersebut Livni telah membongkar "isi otak" zionisme.

"Livni bersikukuh, sebagai contoh, bahwa Hizbollah telah melakukan aksi teror terhadap penduduk sipil tak berdosa. Namun faktanya adalah Israel dan pemerintahan dimana Livni menjadi anggotanya, adalah mereka yang dengan jelas menjadi pelaku teror pada Perang Lebanon II dan dalam operasi militer "Cast Lead".
"Livni juga menyinggung tentang demokrasi dan nilai-nilainya. Sejarah telah mengajarkan kita betapa pentingnya untuk menentukan batasan-batasan dan kondisi bagi partisipasi demokrasi. Namun kenyataannya adalah Israel telah memenjarakan jutaan penduduk Palestina dan menjauhkan mereka dari hak-hak dasarnya."
"Namun Livni benar ketika ia menyimpulkan bahwa "pembedaan yang tegas antara partai politik yang sah dengan organisasi teroris sangat penting bagi keselamatan kebebasan, demokrasi dan moderasi. Berdasar hal itu Israel-lah yang harusnya ditetapkan sebagai aparat teroris selamanya. Israel telah menteror seluruh kawasan dan terus-menerus mengancam perdamaian dunia," tulisa Gilad.

REF
:
"Tzipi and the Guardian"; Gilad Atzmon; gilad.co.uk; 23 Juli 2013


CahyonoAdi/TheTruthSeekerMedia

Jaringan Supermarket Jerman Boikot Barang Produksi Israel di Belanda

boikot


CABANG Belanda dari jaringan super market Jerman Aldi telah mulai memboikot produk dari permukiman Israel dalam upaya untuk menghindari kontroversi dalam penjualan produk Israel.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara jaringan super market Aldi pada 22 Juli lalu, keputusan untuk memboikot barang produksi pemukim diterapkan untuk wilayah Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki, Tepi Barat dan Timur Al-Quds (Yerusalem).

Awal pekan ini, sebuah laporan yang diterbitkan oleh harian Trouw yang berbasis di Amsterdam mengungkapkan bahwa dua supermarket besar di Belanda, Hoogvliet dan Jumbo, juga memutuskan untuk memboikot produk yang diproduksi dari pemukiman Israel.

Pada bulan Mei lalu, Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan dalam surat edarannya bahwa akan lebih baik bagi pengecer untuk menggantikan label “Made in Israel” dengan label bertuliskan “Produk dari pemukiman Israel.”


Lebih dari setengah juta warga Israel tinggal di lebih dari 120 pemukiman ilegal yang dibangun sejak pendudukan Israel di wilayah Palestina di Tepi Barat dan Timur Al-Quds pada tahun 1967.

IslamPos/TheTruthSeekerMedia

Ucapkan Dua Kalimat Syahadat, Bella Saphira Mualaf

artis-bella-saphira-saat-mengucap-dua-kalimat-syahadat-di-_130726111928-177


Jakarta - Di bulan suci Ramadhan tahun ini, aktris Bella Saphira memutuskan untuk menjadi seorang mualaf. Bella mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (26/7).

Bella tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Dia datang bersama dua orang kerabatnya dengan mengenakan kaftan
warna putih serta selendang warna hijau muda.

Begitu tiba, Bella langsung duduk di hadapan satu meja kecil yang ditempatkan di ruang shalat utama Masjid Istiqlal. Persiapan Bella mengucap dua kalimat syahadat pun dimulai.
Sekitar pukul 10.05 WIB, Bella mengucapkan dua kalimat syahadat. Bella terlihat sedikit gugup dan terbata-bata.
"Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi Muhammad Rasul Allah," ucap Bella saat diminta Mustofa Yakub, Imam Besar Masjid Istiqlal, untuk juga membaca arti kalimat dua syahadat dalam bahasa Indonesia.
Setelah itu, Mustofa menyampaikan sedikit ceramah. Mustofa juga memberikan sejumlah buku untuk Bella pelajari.

"Sekarang Bella sudah menjadi saudara seagama kita. Saudara Muslim kita. Semoga kita bisa berkumpul bersama Bella sebagai saudara muslim nanti di surga," ucap Mustofa.

Tak lama setelah itu, Bella langsung meninggalkan ruang shalat utama. Bella sendiri masih belum mau berbicara soal ini.

MoslemInfo/TheTruthSeekerMedia

Pemerintah Palestina Larang Media Israel Siaran di Gaza

palestine-flag


PEMERINTAH Palestina
dilaporkan telah mengumumkan bahwa mereka melarang media Israel untuk melakukan peliputan dan penyiaran di Gaza, worldbulletin melaporkan pada Jumat (26/7).
Lembaga Pers Pemerintah Palestina mengeluarkan pernyataan bahwa media Israel tidak bisa lagi menyiarkan berita dari Gaza.

Pemerintah Palestina mendesak agar seluruh media
Israel untuk mematuhi larangan tersebut, sekaligus memperingatkan tanggung jawab hukum jika melanggarnya.
Larangan siaran juga diberlakukan bagikantor berita Israel yang baru dibuka, i24 NEWS. Meskipun siaran beritanya ada dalam bahasa Arab, Inggris danPrancis.

Di samping itu,
Kepala Kejaksaan Palestina, Ismail Jaber juga memutuskan untuk menutup sementara tiga kantor perusahaan media, termasuk televise milik Saudi al-Arabiya dan kantor berita lokal, Maan.


Berbicara kepada kantor berita Anadolu, juru bicara Kementerian Dalam Negeri
Palestina, Islam Sahwan mengatakan bahwa langkah itu bersifat sementara. Putusan diambil karena gugatan yang diajukan oleh pemerintah Gaza dan beberapa warga Palestina terhadap dua media ini atas tuduhan “siaran berita yang dibuat-buat,” sampai penyelidikan berhasil disimpulkan.

IslamPos/TheTruthSeekerMedia

Segala Kesulitan Berbuah Anugerah


fr1

(oleh : bidadari_Azzam)

Suatu hari dalam kesempatan ‘Tour Eiffel’ ada secuil sikap seorang nenek yang menggelitik nurani. Ketika melewati beberapa lokasi tour di kota Paris, sang nenek yang paling sering berjalan jauh dari grup kami. Ternyata tak hanya mencari lokasi belanja souvenirs di emperan yang jauh dari jalan besar (toko-toko di jalan besar, biasanya menjual barang-barang dengan harga yang lebih tinggi), ia juga mencari tempat-tempat unik untuk mendokumentasikan perjalanan itu.

Pada hari ketiga tatkala kami sudah lelah karena banyak jalan kaki di area-area tour, sang nenek tampak tetap gagah menggandeng cucu dan anak perempuannya. Meski dari tempat parkir bus ke depan gerbang Menara Eiffel sudah lumayan jauh jaraknya, masih juga ia terus mondar-mandir ke segala penjuru area, termasuk tepian Sungai Seine yang berdampingan dengan menara besi tersebut.

Lokasi-lokasi tempat si nenek berpose-pose lumayan sulit dijangkau, apalagi buat seorang ibu yang menggendong bayi sepanjang jalan serta membawa dua kanak-kanak lain sepertiku. Bagi teman lain digrup tour itu pun demikian, betapa capeknya kalau kaki terus berjalan jauh di tengah musim panas, hanya untuk mengambil beberapa foto saja. Kebanyakan anggota grup lainnya ‘menempeli’ pemandu wisata sejak awal antrian naik ke menara, berbincang ringan hingga menanti giliran menikmati armada kapal di Sungai Seine.


Sang nenek yang amat lincah memberikan alasan, “Bukan cuma foto unik, tapi semakin sulit lokasi yang dicari, makin bagus juga pemandangan yang dilihat…” ujarnya. Matanya haus akan pemandangan indah yang dapat dilihat lebih luas dan berbeda dari para turis lainnya. Memikirkan kalimatnya, ternyata benar juga. Apalagi kami sekeluarga ingin sekali berfoto berlima dengan batik Indonesia saat itu, namun mencari lokasi yang pas di area depan menara besi itu memang agak sulit kalau pengunjung sangat padat.

IslamPos/TheTruthSeekerMedia

Sejumlah Perusahaan Akomodasi Kebutuhan Muslim Beribadah di Amerika




WASHINGTON,
- Memberikan kemudahan bagi karyawan Muslim, sejumlah perusahaan di Washington melakukan upaya untuk mengakomodasi shalat dan buka puasa selama bulan suci Ramadhan.
"Ketika Muslim yang bekerja di perusahaan menjalankan ibadah harian mereka, perusahaan memberikan kami ruang untuk beribadah sehingga kami dapat memiliki tempat yang tenang untuk beribadah dan itu sepanjang tahun," Rizwan Jaka, anggota dewan dari All Dulles Area Muslim Society  (ADAMS), masjid terbesar di wilayah Washington, DC, mengatakan kepada Voice of America pada hari Rabu, 24 Juli, demikian lansir onislam.net.

"Dan kemudian, lebih dari itu di bulan Ramadhan ketika kami berpuasa, perusahaan sangat menghormati juga. Seperti jika ada makan siang tim, memindah waktu makan siang tim pada jam makan malam setelah matahari terbenam. "

Dia tidak sendirian. Semakin banyak perusahaan Amerika yang mencoba untuk mengakomodasi karyawan Muslim mereka selama bulan suci Ramadhan. Sami Malek adalah seorang Muslim yang mengalami Ramadhan pertamanya di AS sejak tiba dari Aljazair kurang dari setahun yang lalu. Dikelilingi sepanjang hari dengan pemandangan dan bau makanan dan minuman, mahasiswa pascasarjana 23-tahun tetap menjalankan puasa.

"Jika Anda ingin melakukan ibadah Ramadhan, Anda melakukannya, dan Anda harus melakukannya karena Anda Muslim," katanya.
"Biasanya hari pertama sulit, hari pertama, hari kedua, tapi setelah itu, itu seperti biasanya."

Malek cukup beruntung untuk bekerja sampingan sebagai seorang pelayan di sebuah restoran Timur Tengah yang dimiliki oleh seorang Muslim.

Godaan

Bagi muslim Amerika, tantangan Ramadhan tidak selalu berhubungan dengan berpantang dari makanan dan minuman dari fajar sampai senja.

Muntasir Sarsour, 20 tahun, mengatakan bahwa banyak hal yang menjadi godaan saat berpuasa.
"Anda tidak bisa lepas dari gadis-gadis yang tidak sopan (dalam berpakaian) kecuali Anda tinggal di sebuah gua. Itu tidak akan terjadi," katanya.

"Tapi anda hanya perlu mencoba yang terbaik dengan menurunkan pandangan dan terus berjalan."

MD/TheTruthSeekerMedia

Sabtu, 27 Juli 2013

'Burka Avenger', Superhero Wanita Tak Umbar Aurat dari Pakistan




ISLAMABAD, -
Wonder Woman dan Supergirl sekarang memiliki mitra baru dari Pakistan dalam jajaran superhero perempuan. Bedanya, pahlawan baru ini tak mengumbar aurat dan tubuh. Namanya Burka Avenger.

Burka Avenger merupakan tokoh super hero fiksi. Di balik karakternya, ada sosok seorang guru berwatak lembut dengan keahlian bela diri rahasia. Ia mengenakan Burka (cadar) hitam untuk menyembunyikan identitasnya saat memerangi para preman yang berusaha menutup sekolah khusus perempuan tempat ia mengabdi.

Serial kartun 'Burka Avenger' dijadwalkan tayang di Geo TV awal Agustus ini. Alih-alih mengerikan, pahlawan perempuan ciptaan Pakistan ini justru menawarkan tayangan ringan yang mengundang senyum. Berbeda dengan ninja ala Jepang, Burka Avenger lebih menggunakan pena dan buku sebagai senjata.
Tayangan dalam Bahasa Urdu itu adalah buah pikiran bintang pop terkenal Pakistan, Aaron Haroon Rashid yang ingin mengkampanyekan pentingnya pendidikan bagi anak perempuan. Juga mengajarkan pada anak-anak pelajaran lainnya, seperti melindungi lingkungan dan tidak diskriminatif terhadap orang lain.
"Masing-masing episode menekankan pada moral, mengirim pesan-pesan sosial yang kuat untuk anak-anak," kata Rasyid, seperti dimuat Al Arabiya, 24 Juli 2013.

Lalu mengapa memakai Burka? Rasyid mengatakan, pemakaian burka (cadar) adalah untuk memberikan nuansa lokal dalam tayangan yang disebut sebagai animasi pertama yang pernah diproduksi di Pakistan.
Penampilan Burka Avenger sendiri hanya menampakkan mata dan jari. Penampilannya lebih mirip mengarah pada kostum ninja daripada jubah besar dari Burka yang sebenarnya.

"Burka di sini bukan simbol penindasan. Dia menggunakan Burka untuk menyembunyikan identitasnya seperti superhero lainnya," kata Rasyid.
"Karena ia seorang perempuan, kita bisa saja memberinya pakaian Catwoman atau Wonder Woman, tapi itu tak sesuai dengan buaya Pakistan," tambahnya.

Serial ini ber-setting di Halwapur, kota fiksi terletak di jajaran pegunungan dan lembah hijau di utara Pakistan. Identitas asli Burka Avenger adalah Jiya. Ia mendapatkan pelajaran karate dari ayah adopsinya, Kabbadi.

Jika tak sedang bertugas sebagai pahlawan, Jiya tidak mengenakan Burka, melainkan jilbab.
Sementara, musuh sejatinya adalah Vadero Pajero, pria botak sekaligus politisi korup yang mengenakan kalung dengan bandul emas berukir tanda dolar di lehernya. Juga Baba Bandook, penyihir jahat dengan janggut lebat.
Dalam episode pertama, Pajero ingin menutup sekolah putri di Halwapur sehingga ia bisa mengantongi uang amal yang ditujukan untuk membiayainya. Ia dibantu anteknya, Bandook.
"Apa pentingnya perempuan mendapat pendidikan," kata Bandook. "Mereka seharusnya tinggal di rumah, mencuci, menyikat, dan membersihkannya, atau bekerja keras di dapur."

Bandook menggembok pintu gerbang sekolah dan memerintahkan kerumunan gadis-gadis muda di luar untuk meninggalkan tempat mereka menuntut ilmu. Lalu, Ashu -- salah satu karakter murid perempuan -- melangkah maju untuk melawan.

"Gadis-gadis saat ini adalah ibu di masa depan," kata Ashu. "Jika ibu tidak berpendidikan, maka generasi mendatang juga akan tetap buta huruf."
Bandook bergeming, lalu muncullah Avenger Burka muncul dan bertempur penyihir itu dengan seni bela diri yang mengingatkan penonton pada film "The Matrix".

Menggunakan kekuatan sihirnya, Bandook menghilang dalam kepulan asap. Burka Avenger lantas melemparkan pena terbang yang memecehkan gembok di pintu gerbang sekolah, sementara anak-anak bersorak gembira masuk ke ruang kelasnya.

Sekelompok anak yatim di sebuah Panti Asuhan di pinggiran Islamabad diberi kesempatan menonton episode perdanan Burka Avenger. Mereka tertawa dan bersorak saat Burka Avenger berhasil mengalahkan musuh-musuhnya.
Seorang anak yatim umur 10 tahun, Samia Naeem mengatakan, dia selama ini menyukai pahlawan Perang Salib wanita, "karena ia menyelamatkan kehidupan anak-anak, dia memotivasi mereka untuk pendidikan dan sekolah."

Di balik proyek tayangan Burka Avenger adalah bintang pop terkenal Pakistan, Aaron Haroon Rashid. Ia mendanai sebagian besar proyeknya sendiri. Selain dia, proyek ini juga mendapatkan bantuan dana dari pihak-pihak yang tak mau dipublikasikan namanya.

Dia memanfaatkan latar belakang musiknya dalam proses penggarapan proyek Burka Avenger. Setiap episode yang baru selesai 13 itu sejauh ini berisi lagu-lagu yang ditulis dan dinyanyikannya bersama bintang rock Pakistan, seperti Ali Azmat dan Ali Zafar. Rashid saat ini tengah memproduksi sebuah album berisi 10 lagu dan video musik soundtrack Burka Avenger. Dia juga telah menciptakan game Burka Avenger di iPhone dan online.


"Don’t mess with the lady in black, when she’s on the attack (Jangan main-main dengan wanita dalam warna hitam, saat dia menyerang)," kata Rashid dan bintang rap lokal Adil Omar saat menyanyikan lagu Burka Avenger dalam salah satu video musiknya.

MD/TheTruthSeekerMedia

Pemerintah Perpanjang Masa Divestasi Newmont

Tambang PT Newmont Nusa Tenggara di Batu Hijau , Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat


JAKARTA -- Pemerintah memperpanjang masa perjanjian jual beli tujuh persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara hingga 24 Januari 2014, dari sebelumnya berakhir pada 26 Juli 2013.
Perpanjangan tersebut ditandai melalui penandatanganan amendemen ketujuh, perjanjian jual beli antara Kepala Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar dengan perwakilan Nusa Tenggara Partnership BV Blake Rhodes di Jakarta, Jumat (26/7).

Amendemen ketujuh ini dilakukan mengingat hingga saat ini syarat-syarat efektif yang disepakati dalam amandemen pada 26 April 2013 belum terpenuhi, dan perpanjangan ini memberikan kedua pihak untuk bertindak dalam memenuhi kewajiban masing-masing.

Persetujuan amendemen ini juga dilatari oleh keinginan kuat dari PIP dan Nusa Tenggara Partnership BV untuk merealisasikan perjanjian jual beli tujuh persen saham senilai 246,8 juta dolar AS atau Rp 2,5 triliun yang telah disepakati. Nusa Tenggara Partnership BV telah bekerja sama dengan memberikan jangka waktu lebih dari 32 bulan dari batas waktu perjanjian jual beli, agar PIP dapat memperoleh persetujuan untuk menyelesaikan kesepakatan.

Sejak kesepakatan ditandatangani pada Mei 2011, hingga saat ini perjanjian tersebut belum dieksekusi, karena hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan pembelian itu harus seizin DPR. Pemerintah kemudian mengajukan masalah tersebut kepada Mahkamah Konstitusi. Namun, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa pemerintah harus meminta izin DPR RI sebelum membeli saham Newmont. Menurut rencana, pemerintah akan meminta izin DPR RI tersebut seusai masa reses sidang berakhir pada bulan Agustus 2013.

Kepala PIP Soritaon Siregar mengatakan proses perizinan akan segera dilakukan pemerintah untuk memenuhi amanah dari Mahkamah Konstitusi. Apabila DPR mengizinkan, lanjut dia, pemerintah akan mengkaji kembali opsi terbaik, untuk menentukan siapa yang berhak membeli saham perusahaan tambang yang berlokasi di Nusa Tenggara Barat tersebut.

"Seandainya diizinkan, kita akan menganalisa lebih lanjut mana yang terbaik dari segala aspek, baru kita putuskan. Apakah PIP, pemerintah daerah atau konsorsium BUMN," katanya.

ROL/TheTruthSeekerMedia

Militer Mesir Berikan Waktu 24 Jam Bagi IM Untuk Tunduk




KAIRO,
- Militer memberikan waktu hingga hari Sabtu bagi Ikhwanul Muslimin untuk menandatangani rekonsiliasi politik, demikian pernyataan pada situs yang memiliki link dengan militer pada hari Kamis, menjelang unjuk rasa yang digalang militer Mesir untuk menandingi masa pro Mursi yang terus bertahan menyuarangan dukungannya.

"Kami tidak akan melakukan langkah apapun, tapi pasti akan bereaksi keras terhadap setiap seruan untuk kekerasan atau terorisme hitam dari para pemimpin Ikhwanul atau pendukung mereka. Kami berjanji untuk melindungi demonstran damai terlepas dari afiliasi mereka, " demikian laporan Reuters sebagaimana dilansir alarabiya.net.

Seorang pejabat senior militer mengatakan kepada AFP bahwa pernyataan tersebut tidak mencerminkan titik pandang militer, meskipun muncul pada website yang memiliki link ke angkatan bersenjata."
"48 jam ultimatum adalah undangan politik," kata petugas itu.
 "Ini tidak berarti bahwa setelah 48 jam kita akan menindak."

Ikhwanul Muslimin Bukan Teroris

Cendekiawan terkemua Mesir, Muhammad Salim Al Awwa, mempertanyakan sikap Panglima Angkatan Bersenjata Mesir, Jenderal Abdul Fatah Al Sissi, yang menganggap Ikhwanul Muslimin sebagai 'teroris'.
Mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Islam Internasional itu sebaliknya menyebut Ikhwanul Muslimin adalah bagian dari masyarakat Mesir yang memiliki hak yang sama untuk membangun negeri ini.
"Terbukti Ikhwanul Muslimin memenangkan pemilihan parlemen dan presiden tahun lalu," kata Al Awwa yang dilansir republika.co.id.

Pernyataan Al Awwa menanggapi seruan Al Sissi kepada rakyat di seluruh negara itu untuk demo besar pada Jumat sebagai apa yang disebutnya 'mandat' kepada tentara dan polisi guna menindak 'teroris'.

Tudingan 'teroris' ditujukan pada kelompok Ikhwanul Muslimin yang menentang penggulingan Presiden Muhammad Mursi oleh kudeta militer.

MD/TheTruthSeekerMedia

10 Pernyataan Habib Rizieq Pasca Bentrok FPI-Warga di Kendal

113204200-riziew780x390


Jakarta - 
“Front Pembela Islam mengundang secara khusus Samsu Eko Julianto, suami almarhumah Tri Munartiâ”korban meninggal dalam bentrok warga dengan FPI di Kendal, ke rumah Ketua Umum FPI Rizieq Shihab di Jakarta. Undangan tersebut disampaikan setelah Samsu mengahadiri acara dialog diTVOne, Selasa (23/7/2013) malam.

Juru Bicara FPI, Munarman, melalui siaran pers, Rabu (24/7/2013), menyatakan, Samsu diundang khusus untuk didengar semua keluhan, penderitaan, serta tuntutannya kepada FPI. Pria ini didampingi beberapa pengurus FPI dan dua kruTVOne.

Seusai mendengar curahan hati (curhat) Samsu, Habib Rizieq Shihab memutuskan sebagai berikut.

1. DPP FPI dengan rasa penyesalan yang mendalam memohon maaf kepada keluarga korban meninggal maupun luka, dan mendoakan semoga korban meninggal diterima di sisi Allah SWT, sedangkan korban luka agar lekas sembuh.

2. DPP FPI siap memberikan santunan untuk keluarga korban meninggal maupun luka buat pengobatan dan persiapan menyambut Lebaran.

3. Oknum penabrak korban hingga meninggal dunia tetap akan diproses secara hukum hingga tuntas. Begitu juga oknum FPI lainnya yang melakukan tindak kriminal.

4. DPP FPI siap memberikan beasiswa untuk kedua putra korban hingga sarjana (S-1) dengan nilai per bulannya Rp 500.000 per anak terhitung mulai bulan Juli 2013.

5. Terkait warga yang ditahan karena menganiaya FPI atau merusak kendaraan FPI, jika mereka warga umum, maka FPI mencabut laporan dan meminta Polri untuk melepaskan mereka karena mereka hanya korban provokasi. Sedangkan jika yang ditahan adalah warga preman, maka tetap akan diproses secara hukum karena mereka adalah provokator sekaligus penjahatnya.

6. DPP FPI tetap menugaskan Tim Investigasi Kendal untuk menuntaskan tugasnya agar permasalahan jadi jelas sehingga DPP FPI bisa mengambil tindakan yang semestinya terhadap jajaran pengurus FPI yang bersalah.

7. DPP FPI menginstruksikan kepada segenap cabang FPI agar dalam merekrut anggota diperketat dan wajib mengikuti persyaratan sesuai AD/ART, yaitu: Muslim, beriman, dan bertakwa, ber-akhlakul karimah, tahu Rukun Iman dan Rukun Islam, bisa shalat dan membaca Al Quran, serta wajib meminta izin dari orangtua.

8. Sesuai prosedur standar Amar Ma'ruf Nahi Munkar FPI, maka dilarang keras sweeping, perusakan, penganiayaan, apalagi pembunuhan. Aktivis FPI hanya boleh monitoring, itu pun harus berkoordinasi dengan aparat yang berwenang.

9. DPP FPI membolehkan dalam hal pelaku maksiat/pelanggar hukum tertangkap tangan untuk ditangkap aktivis FPI tanpa dianiaya untuk langsung diserahkan kepada yang berwajib sebagaimana diatur dalam KUHAP.


10. DPP FPI kembali mengingatkan bahwa FPI akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap cabang maupun anggota jika melakukan pelanggaran terhadap hukum agama dan hukum negara.

MoslemInfo/TheTruthSeekerMedia

The Truth Seeker Media Copyright © 2012 | Template created by O Pregador and Modified by Langit Nilai | Powered by Blogger and Herbal Kanker